
DALPAREDAKSI — Jum’at, 14 Agustus 2026. Alhamdulillah, berkat Rasulullah ﷺ dan berkat Abah Guru, pada malam yang insyaAllah penuh keberkahan ini telah terlaksana kegiatan dalam rangka menyambut datangnya bulan Rabiul Awal, bulan yang begitu istimewa bagi umat Islam karena di dalamnya terlahir manusia termulia, junjungan kita Nabi Muhammad ﷺ.
Kegiatan tersebut sekaligus menjadi momentum peresmian program Rabiul Awal yang mengangkat tema “الشهر المعية بخير البرية”, serta peresmian rangkaian program Agustusan di Pondok Pesantren Dalam Pagar Kandangan.
Rabiul Awal bukan sekadar pergantian bulan dalam kalender Hijriah. Ia hadir membawa kembali ingatan kita kepada sebuah peristiwa agung yang mengubah perjalanan sejarah umat manusia: kelahiran Baginda Nabi Muhammad ﷺ, sosok yang menjadi rahmat bagi seluruh alam, pembawa risalah Islam, dan teladan terbaik bagi seluruh umat.
Karena itu, datangnya Rabiul Awal menjadi kesempatan bagi setiap muslim untuk kembali menumbuhkan rasa cinta kepada Rasulullah ﷺ, memperbanyak shalawat, mengenal kehidupan beliau, serta berusaha mengikuti akhlak dan sunnahnya.
Lantas, bagaimana kemeriahan kegiatan yang berlangsung pada malam tersebut? Berikut rangkaian jalannya acara.
Arakan Keliling Dan Gema Sholawat Penuh Cinta

Setelah para santri selesai melaksanakan sholat Isya berjamaah di asrama masing-masing, mereka pun segera berkumpul bersama generasinya masing-masing di lapangan utama Pondok Pesantren Dalam Pagar Kandangan.
Dengan penuh antusias, para santri mempersiapkan diri untuk melaksanakan arakan keliling sebagai bentuk penyambutan datangnya bulan Rabiul Awal. Barisan demi barisan disusun dengan rapi. Berbagai kreativitas turut ditampilkan, mulai dari bendera hingga papan yang bertuliskan nama Allah, nama Nabi Muhammad ﷺ, nasab beliau, serta nama-nama mulia Baginda Rasulullah ﷺ.

Setelah semuanya siap, arakan pun dimulai. Sepanjang perjalanan, lantunan shalawat dan nasab Nabi Muhammad ﷺ menggema dengan suara para santri yang penuh kegembiraan. Langkah mereka seakan menjadi gambaran sederhana dari rasa cinta dan kerinduan kepada Baginda Nabi ﷺ.

Malam itu terasa begitu hidup. Bukan hanya karena ramainya arakan dan berkibarnya bendera, tetapi juga karena hadirnya kebersamaan di antara para santri dalam menyambut bulan kelahiran manusia yang paling mulia dan mereka cintai.
Setelah menyelesaikan arakan keliling, seluruh santri kembali berkumpul dan duduk dengan rapi di lapangan utama pondok pesantren. Suasana kembali dipenuhi lantunan sholawat dan puji-pujian kepada Baginda Nabi Muhammad ﷺ.

Sholawat yang dilantunkan kemudian disahut dengan penuh semangat oleh para santri. Kibaran bendera serta gerakan tangan yang dilakukan secara kompak semakin menambah semarak suasana malam tersebut. Di sela-sela lantunan shalawat dan qosidah, para santri juga mengikuti rangkaian kegiatan yang telah dipersiapkan.
Pemaparan Program Rabiul Awal dan Program Agustusan
Memasuki rangkaian acara berikutnya, M. Adyaraka Putra Riandra selaku Duta Umum Santri Pondok Pesantren Dalam Pagar Kandangan menyampaikan berbagai program yang akan dilaksanakan selama bulan Rabiul Awal, sekaligus rangkaian kegiatan Agustusan.
Pemaparan tersebut menjadi langkah awal bagi para santri untuk mengetahui dan mempersiapkan diri dalam mengikuti berbagai kegiatan yang telah dirancang. Program-program tersebut diharapkan bukan hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga menjadi sarana untuk menumbuhkan semangat, kebersamaan, kreativitas, serta kecintaan kepada Rasulullah ﷺ.
Setelah seluruh program disampaikan, acara dilanjutkan dengan peresmian pembukaan program “الشهر المعية بخير البرية”.

Peresmian ditandai dengan pengibaran bendera bertuliskan nama Nabi Muhammad ﷺ. Momen tersebut kemudian dilanjutkan dengan Mahallul Qiyam, yaitu momen berdiri bersama sambil melantunkan sholawat sebagai bentuk penghormatan dan kecintaan kepada Baginda Nabi Muhammad ﷺ.

Suasana seketika menjadi semakin khidmat. Para santri berdiri bersama, mengikuti lantunan sholawat dengan penuh penghayatan. Momen tersebut menjadi salah satu bagian yang paling mengesankan dalam rangkaian acara malam itu.
Peresmian Program Agustusan

Tidak berhenti sampai di sana, rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan peresmian program Agustusan.
Dalam peresmian tersebut, bendera Merah Putih sebagai simbol kecintaan kepada tanah air dipasang pada sebuah sepeda ontel oleh Ustadz dr. Muhammad Luthfi, S.Pd., M.Pd.
Momen ini menjadi simbol dimulainya rangkaian program Agustusan di lingkungan Pondok Pesantren Dalam Pagar Kandangan, sekaligus mengajarkan kepada para santri bahwa kecintaan kepada tanah air dapat berjalan beriringan dengan nilai-nilai keislaman dan kecintaan kepada Rasulullah ﷺ.
Pesan Abah Guru: “Fokuskan Diri Kalian Kepada Nabi Muhammad ﷺ”

Setelah seluruh rangkaian peresmian selesai, acara kemudian diserahkan kepada Ustadz dr. Muhammad Luthfi, S.Pd., M.Pd. untuk menyampaikan pesan dan nasihat kepada seluruh santri.
Dalam penyampaiannya, beliau mengajak para santri untuk menyambut bulan Rabiul Awal dengan penuh semangat. Bulan kelahiran Nabi Muhammad ﷺ hendaknya tidak hanya diramaikan dengan berbagai kegiatan, tetapi juga menjadi momentum untuk semakin mendekatkan diri kepada Rasulullah ﷺ, memperbanyak shalawat, mempelajari kehidupan beliau, serta berusaha menjadikan akhlak Baginda Nabi sebagai teladan dalam kehidupan sehari-hari.
Beliau juga mengingatkan kepada para santri agar menjalankan seluruh program yang telah dipersiapkan dengan sungguh-sungguh sebagai salah satu bentuk rasa cinta kepada Baginda Nabi Muhammad ﷺ.
Dan alasan utama beliau hadir membersamai santri pada malam itu adalah untuk menyampaikan suatu pesan dari Abah Guru, salah satunya:
“Untuk sebulanan ini, fokuskanlah diri kalian kepada Nabi Muhammad ﷺ.”
Pesan tersebut menjadi pengingat bagi seluruh santri bahwa hadirnya bulan Rabiul Awal hendaknya benar-benar dimanfaatkan untuk memperbanyak perhatian kepada Baginda Nabi ﷺ. Bukan hanya dalam bentuk kegiatan dan perayaan, tetapi juga melalui peningkatan sholawat, akhlak, ibadah, serta usaha untuk mengenal dan meneladani kehidupan beliau.
Kembali Bergema Shalawat

Setelah penyampaian dari Ustadz dr. Muhammad Luthfi, S.Pd., M.Pd., suasana kembali diisi dengan lantunan qosidah dan puji-pujian kepada Baginda Nabi Muhammad ﷺ.
Suara para santri kembali menggema memenuhi lapangan. Shalawat dilantunkan dengan suara yang nyaring, disambut dengan penuh semangat dan kebersamaan. Malam semakin larut, namun antusiasme para santri seakan tidak berkurang.
Kegiatan tersebut menjadi penutup rangkaian acara setelah para santri bersama-sama menyambut datangnya bulan Rabiul Awal dengan penuh kegembiraan, kecintaan, dan kerinduan kepada Rasulullah ﷺ.
Acara berlangsung hingga sekitar pukul 22.00 WITA dan kemudian ditutup dengan doa yang dipimpin oleh Ustadz dr. Muhammad Luthfi, S.Pd., M.Pd.
Dengan demikian, berakhirlah rangkaian kegiatan penyambutan bulan Rabiul Awal, peresmian program “الشهر المعية بخير البرية”, serta program Agustusan di Pondok Pesantren Dalam Pagar Kandangan.
Alhamdulillah, seluruh rangkaian acara dapat terlaksana dengan lancar dan penuh kebahagiaan. Semoga momentum datangnya bulan Rabiul Awal ini tidak hanya menghadirkan kemeriahan di lingkungan pondok, tetapi juga menghadirkan perubahan dalam diri setiap santri.
Semoga semakin bertambah kecintaan kita kepada Baginda Nabi Muhammad ﷺ, semakin banyak shalawat yang kita lantunkan, semakin dalam kita mengenal kehidupan beliau, dan semakin kuat keinginan kita untuk meneladani akhlak serta sunnahnya.
Semoga segala kegiatan yang telah diprogramkan selama bulan Rabiul Awal menjadi wasilah bertambahnya mahabbah kita kepada Rasulullah ﷺ, menjadi sebab kebahagiaan Baginda Nabi ﷺ, serta membawa keberkahan bagi seluruh keluarga besar Pondok Pesantren Dalam Pagar Kandangan. Aamiin Aamiin Ya Robbal Aalamiinn….
اللهم صل وسلم وبارك على سيدنا محمد وعلى آله وصحبه أجمعين.

Video Postingan By Dalpa Media:
Terakhir, Kita Doakan Semoga Abah Guru, Ummi Beserta Keluarga Dipanjangkan Umur, Disehatkan Badan, Dikabulkan Segala Hajat, Dan Dimudahkan Segala Urusan-Urusan Beliau. Aamiin Aamiin Ya Rabbal ‘Alamin…



