
Kandangan 3 Oktober, Dalpa Redaksi — Pada malam ini suasana Pondok Pesantren Dalam Pagar Kandangan mendadak semarak ketika peringatan Hari Santri Nasional 2025 resmi dibuka dengan cara yang begitu unik. Alih-alih hanya diisi dengan upacara formal, acara ini menghadirkan momen langka yaitu para dewan guru akan ikut bermain futsal di lapangan utama. Ribuan pasang mata santri bersorak riang, menikmati perayaan yang penuh warna, penuh makna, dan penuh kejutan.
Sebelum opening diadakan pembacaan khawajakan serentak oleh seluruh santri di pimpin oleh ustadz Muhammad Luthfi.
Opening

Acara dimulai dengan penampilan spektakuler dari para santri. Mereka menampilkan seni bela diri kuntau dengan gerakan yang penuh tenaga, lalu disambung dengan pertunjukan api yang membuat penonton terpukau. Kedua penampilan ini membuka rangkaian lomba Hari Santri Nasional 2025 dengan nuansa yang penuh semangat, kemudian langsung menghidupkan atmosfer lapangan Pondok Pesantren Dalam Pagar Kandangan.
Parade Futsal Dalpa Champion League

Setelah penampilan pembuka, acara berlanjut dengan parade seluruh pemain futsal dalam ajang Dalpa Champion League. Parade dimulai dari kelas 3 Ulya generasi Sebelas Aljielunnubala, lalu disusul barisan dari kelas 2 Ulya hingga barisan parade kelas 1 Wustha.
Setiap barisan parade membawa bendera generasi masing-masing dan berjalan mengelilingi lapangan utama dengan penuh kebanggaan. Pemandangan bendera yang berkibar itu menjadi simbol semangat persatuan antar generasi santri, kemudian semua pemain berbaris rapi di tengah lapangan untuk menyatakan kesiapan mereka bertanding.

Lalu ketika ikrar pemain Dalpa Champion League dikumandangkan seluruh peserta mengucapkan ikrar dengan lantang di pimpin duta santri. Momen ini menunjukkan sportivitas dan tekad kuat para santri untuk menjadikan olahraga sebagai sarana silaturahmi antar generasi dan penguatan persaudaraan di Hari Santri Nasional 2025.

Kemudian, acara dilanjutkan dengan peresmian simbolis. Ustadz Muhammad Luthfi, M.Pd bersama Duta Santri memasukkan kunci raksasa yang berhiaskan logo tiap generasi ke tempat yang disediakan. Lalu, seluruh perwakilan peserta ikut serta dengan menancapkan bendera generasi masing-masing. Momen simbolis ini menandakan dimulainya rangkaian lomba Hari Santri Nasional 2025 secara resmi di pondok pesantren dalam pagar kandangan.
Penyampaian Pesan Ustadz Muhammad Luthfi
Setelah prosesi peresmian, Ustadz Muhammad Luthfi, M.Pd memberikan sambutan yang penuh semangat. Beliau menekankan bahwa Hari Santri Nasional 2025 bukan hanya sekadar ajang lomba, tetapi juga momentum untuk memperkuat karakter, sportivitas, dan rasa persaudaraan di kalangan para santri Pondok Pesantren Dalam Pagar Kandangan.
“Dengan ada nya event ini, mari kita semarakan, kita meriahkan, lalu kita dokumentasikan lewat media sosial lewat apapun itu. Kita tunjukan pada orang-orang di luar bahwa santri bisa berkarya dengan karya yang luar biasa. Tapi tetap adab dan akhlak jadi silahkan berkarya dengan apapun! Tapi jangan lupakan adab & akhlaknya”
Puncak Acara

Baca Juga: Iftitah Dan Ziarah Kelas 3 Ulya Generasi 11 & 8 “Aljielunnubalaa” Bersama Sayyidul Walid Abah Guru
Momen paling ditunggu akhirnya tiba. Suasana lapangan mendadak riuh ketika diumumkan bahwa para dewan guru akan ikut bermain futsal. Tawa, sorak, dan tepuk tangan menggema dari seluruh santri yang menyaksikan pemandangan langka ini.
Para ustadz yang biasanya terlihat serius di kelas, kini berlari mengejar bola, lalu bekerja sama mencetak gol layaknya pemain profesional. Pertandingan berlangsung penuh canda, tetapi tetap menghadirkan semangat kebersamaan yang luar biasa. Inilah keunikan Hari Santri Nasional 2025 di Pondok Pesantren Dalam Pagar Kandangan.
TIM A
1.guru Rusdi
2.ustz Bukhari
3.ustz basid
4.guru adit
5.ustz zaky
6.guru rusmin
7.ustz edy
TIM B
1.ustz salam
2.ustz Luthfi
3.ustz gazali
4habib saydad
5.ustz aman
6.habib iqbal
7.guru rahim
8.guru hamid
Acara ditutup dengan pembagian medali dan sembako kepada seluruh dewan guru yang ikut bermain. Lalu, Habib Iqbal Ba’bud memimpin doa penutup.
Dengan demikian, perayaan Hari Santri Nasional 2025 di Pondok Pesantren Dalam Pagar Kandangan Dimulai.
Ikuti artikel lainnya hanya di: @dalpa.redaksi
Terakhir, kita doakan semoga Sayyidil Walid Abah Guru, Ummi beserta keluarga dipanjangkan umur, disehatkan badan, dikabulkan segala hajat, dan dimudahkan segala urusan-urusan beliau. Aamiin aamiin ya Rabbal ‘alamin…



